Semuanya milik ALLAH II

Salam Hikmah…
Assalaamu ’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.
Salam sejahtera…

Sahabat Hikmah…
Berkaitan dengan datangnya musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera, saya ingin menceritakan dialog antara Salma pengusaha yang sholehah dengan anak keduanya yang bernama Nida yang berumur 9 tahun.

Pada waktu Salma menyaksikan TV yang memberitakan gempa di Sumatera…
Nida anaknya bertanya :

”Bu…mengapa Allah jahat ya…?

”Mengapa Allah jahat nak ….? jawab Salma.

”Iya…Allah jahat…kan musibah-musibah di Indonesia Allah yang buat …?
Allah memberi musibah terus-terusan kepada kita orang Indonesia yang mayoritas Muslim. Kenapa begitu sih Bu?” Demikian pikir Nida.

Salma menghampiri anaknya dan menjawab :
”Nak…Allah tidak jahat, justru Allah sayang sama kita…”

Nida memotong …”Kok sayang malah memberi musibah?”

” Iya nak… kita hidup di DUNIA ini hanya SEMENTARA dan menjadi UJIAN saja buat kita.”

”AKHIRATlah SEBENAR-BENARNYA KEHIDUPAN…disana kita akan hidup KEKAL selama-lamanya”

”Allah telah menciptakan bumi yang terhampar luas dan langit yang tak terbatas…
beserta semua isinya….SEMUANYA UNTUK MANUSIA Sayang…”

”Jadi SEMUANYA MILIK ALLAH…dan dipersembahkan untuk Kita sayang…”

”Dan Allah berbuat kepada kita sesuai kehendak-Nya….ada yang dimatikan dengan sakit, kecelakaan atau dengan musibah banjir, tsunami, atau gempa…”

”Mereka semua akan dihitung sesuai dengan amal ibadahnya….jadi kalau pas meninggal di dalam KHUSNUL KHOTIMAH maka BERBAHAGIALAH dia.”

”Buat yang selamat dari musibah akan menjadi ujian kesabaran mereka”

”Buat yang tidak terkena musibah akan menjadi ujian…. apakah kita peduli kepada mereka…. dan menjadi ladang amal kita”

”Dan agar kita ingat bahwa Allah berhak mengambil dan berbuat sesuai kehendak-Nya terhadap apa yang dimiliki-Nya”

”Karena SEMUANYA adalah MILIK ALLAH”

”Agar kita MENGAKUI ITU…. dan BERSYUKUR atas nikmat-nikmat Allah yang lain…”

”Agar kita bisa KEMBALI ke jalan yang benar…ke jalan Allah”

”Agar kita selamat di KEHIDUPAN yang SEBENARNYA…”

”Agar kita sadar bahwa DUNIA ini memang SEMENTARA…”

”Dan agar kita sadar bahwa KIAMAT bisa datang kapan saja…dan itu PASTI datangnya..”

”Dan Allah telah membuat aturan SEBAB AKIBAT kepada alam semesta ini…itulah yang disebut SUNNATULLAH ”

”Jadi sebenarnya KERUSAKAN ini merupakan AKIBAT …”

”Dan PERBUATAN TANGAN MANUSIA merupakan SEBAB…”

Allah berfirman dalam Al Quran yang artinya:

” Telah nampak KERUSAKAN di darat dan di laut DISEBABKAN karena PERBUATAN TANGAN MANUSIA, supaya Allah MERASAKAN kepada mereka sebahagian dari AKIBAT perbuatan mereka, agar mereka KEMBALI (ke jalan yang benar).” (QS 30:41).

”Dan sungguh akan Kami berikan COBAAN kepadamu, dengan SEDIKIT KETAKUTAN, KELAPARAN, KEKURANGAN HARTA, JIWA dan BUAH-BUAHAN.
Dan berikanlah KABAR GEMBIRA kepada orang-orang yang SABAR,
Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” (Sesungguhnya KAMI MILIK ALLAH dan sesungguhnya kepada-Nya DIKEMBALIKAN).
Mereka itulah yang mendapat KEBERKATAN yang SEMPURNA dan RAHMAT dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang MENDAPAT PETUNJUK. (QS 2:155-157)

Wallahu a’lam bishowab
Wassalam

OFA

SEMUANYA milik ALLAH

Salam Hikmah…
Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh
Salam Sejahtera…

Sahabat Hikmah…
Ada seorang wanita sukses dan sholehah bernama Salma.
Dia mempunyai keluarga yang sangat berbahagia dengan suami dan 4 orang anaknya.
Dia cantik berhiaskan jilbabnya, rajin beribadah dan berakhlaq mulia.
Dia juga seorang pengusaha garmen yang berhasil.
Dari keberhasilannya dia sudah membangun masjid.
Dan panti asuhan dengan 150 anak yatim di dekat rumahnya.
Dia tidak pernah terlihat sedih, bahkan ketika anak bungsunya meninggal.

Ada seorang temannya yang bernama Zahrah selalu memperhatikannya, dan bertanya kepadanya:

”Jeng, saya sangat kagum pada Kamu.”

”Kamu itu sangat rajin ibadah, dari sholat wajib, baca quran, puasa sunnah, sholat malam, sholat dluha, selalu tersenyum ramah dan baik kepada setiap orang.”

”Kamu juga mempunyai keluarga yang berbahagia, sabar memberi pelayanan kepada suami dan membimbing dan menyayangi anak-anakmu.”

”Kamu juga seorang pengusaha yang sukses, bisa membangun masjid dan mempuanyai panti asuhan dengan biaya dari usahamu.”

”Jeng…saya ingin seperti kamu, memakai jilbab, rajin ibadah, berakhlaq mulia, punya keluarga yang sangat bahagia, dan sukses dalam usaha…”

”Bahkan waktu perusahaan kamu dibobol maling dan anak bungsu kesayangan kamu meninggal…saya lihat kamu sangat tenang sekali.”

”Kalau boleh tahu Apa KUNCI dari semua itu Jeng…?

Salma tersenyum mendengar penuturan dan pertanyaan Zahrah, kemudia menjawab:

” Zahrah sahabatku….sebenarnya setiap manusia yang memahami dan mengakui Allah sebagai TUHAN harusnya bisa seperti itu..”

” Hanya kebanyakan manusia tidak memahami dan mengakui Allah sebagai TUHAN.”

”Maksudnya Jeng…?”

”Mereka tahu Allah adalah Tuhan Sang PENCIPTA, tetapi kadang tidak memahami bahwa karena SEMUANYA adalah CIPTAAN Allah dan atas KUASANYA berarti SEMUANYA adalah MILIK Allah dan mereka tidak mengakuinya.”

”Saya memakai jilbab….karena rambut saya BUKAN MILIK SAYA SENDIRI, tetapi MILIK Allah…. dan Allah memerintahkan untuk menutupnya di depan orang yang bukan mahram.”

”Saya sholat, puasa, haji, berusaha berbuat baik kepada semua orang….karena DIRI SAYA BUKAN MILIK DIRI SAYA SENDIRI….sehingga saya bebas semau saya….tetapi DIRI SAYA MILIK ALLAH …saya harus mengikuti semua aturan-aturan-Nya.”

”Saya bersabar melayani suami saya dan mendidik dan menyayangi anak-anak saya walaupun saya sibuk dengan usaha saya…. karena suami dan anak saya BUKAN MILIK SAYA….tetapi MILIK Allah yang diamanahkan kepada saya.”

”Saya mempunyai usaha yang berhasil….bukan karena saya hebat…..tetapi karena Allah telah membukakan pintu rizqi untuk saya….dan itupun MILIK Allah….saya hanya diberi amanah saja.”

”Dan saya mempunyai anak bungsu yang sangat saya sayangi….itupun MILIK Allah….saya tidak berhak menahannya waktu diambil oleh-Nya….karena itu BUKAN MILIK SAYA….dan Allah masih memberikan 3 anak yang lain serta PINJAMAN-PINJAMAN-NYA YANG LAIN ….YANG SANGAT BANYAK…”

Zahrah termenung ….dan tak terasa butiran-butiran air matanya jatuh dan menangis sambil memeluk Salma…
”Selama ini saya tahu Allah sebagai Tuhanku….tetapi saya tidak paham bahwa SEMUANYA ADALAH MILIKNYA….Kita tidak mempunyai apapun di dunia ini…dan saya sering TIDAK MENGAKUI bahwa Allah adalah PEMILIK SEGALANYA.”

”Benar Zahrah ….dan kita berkewajiban mensyukuri semua nikmat PINJAMAN dari ALLAH. Allah berfirman dalam QS Ibrahim ayat 7:

Dan (ingatlah ), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UUN

”SESUNGGUHNYA KITA ADALAH MILIK ALLAH ….DAN KITA SEMUANYA AKAN KEMBALI KEPADANYA”

Wassalam

sumber : KAta-Kata Hikmah 3

Takwa dan Tawakkal

Secara Pemahaman Takwa adalah:

1. Perasaan takut kepada Allah

2.Menghindari apa yang diharamkan dan menunaikan apa yang diwajibkan ( Hasa al Bashari)

3. Berjaga-jaga dan berhati-hati ” Umar bertanya kepada Ubay tentang takwadan Ubay pun menjawab : takwa itu seperti berjalan di tempat yang penuh duri, maka waspada dan bersungguh-sungguh menyelamatkan kita dari duri itu ‘

4. berkata nabi Muhammad Solallohu alaihi wasallam : ” seorang hamba tidak dapat mencapai derajat orang muttakin sampai ia mau meninggalkan yang tidak berdosa karena takut terhadap apa yang berdosa ” HR Tirmidzi

5. Umar bin khattab r.a. berkata : Kami meninggalkan 99% dari yang halal karena takut jatuh pada keharaman

Adapun tentang Syubhat, memiliki 3 sendi yaitu :

a. Sesuatu yang diyakini keharamannya (cara memperoleh maupun sumbernya) dan masih ragu apakah ia halal, untuk yang demikian dihukumi haram

b.Sesuatu yang diyakini kehalalannyadan masih diragukan apakah ia haram, untuk yang dimikan jika ditinggalkan termasuk erbuatan wara’

c.sesuatu yang belum jelas halal haramnya sebaiknya ditinggalkan,

TAWAKKAL menurt abu laits al Samarqandi ada dua macam yaitu :

1.Tawakkal mengenai rijki

a. jika seseorang yakin bahwa rijki itu datangnya dari Allah namun ia juga yakin bahwa rijki itu datangnya dari usaha yang dikerjakan maka ia termasuk syirik

b. jika se2orang yakin rijki itu datangnya dari Allah namun takut tidak mendapatkan rijki maka dia termasuk orang munafik

c. jika se2orang yakin rijki datangnya dari Allah namun dia belanjakan di jalan ma’siat maka dia termasuk orang yang Fasik

2. tawakal mengenai amal perbuatan, yaitu tidak menghitung2 pahala dari amal yang dilakukan ,namun beribadah sepenuhnya hanya karena mengharap ridho Allah,

« Entri lama