RSS

Ini Ceritaku apa Ceritamu….???

27 Jun

waktu itu tahun 2004 aku lulus SMA dan aku bercita-cita sekali ingin melanjutkan kuliah mengikuti jejak langkah presiden ke-3 kita pa Habibi yaitu di Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule walaupun buat nyebut namanya aja aku masih kesusahan, aku pengen sekali bisa masuk ke Teknik Fisika institut tersebut.

Setelah baca-baca petunjuk kuliah di jerman, ada catatan waktu keberangkatan siap-siap bawa Indomie  jaga-jaga untuk menyesuaikan diri di sana, dan untuk bekal yang ini ane udah siap banget stok dirumah biasanya ada satu dus jaga-jaga kalo malem suka laper, sayangnya ongkos yang dikasih 150.000 dalam rupiah bukannya dalam euro jadinya ane membatalkan rencana keberangkatan ke Jerman dan bertahan dengan pilihan lokal dan terjangkau yaitu Teknik Fisika ITB, eh ternyata pas daftar ulang ( kalo daftar SPMB nya udah dikolektif pihak sekolah jauh2 hari ) harus tes buta warna, waktu itu sih PD aja walaupun sering salah nyebut nama warna perasaan masih bisa menikmati indahnya pemandangan ciptaan Tuhan, selesai tes waktu itu juga langsung dikasih tahu hasilnya dan ternyata hasilnya “buta warna” dan ketika itu perasaanku remuk redam seakan-akan ditimpa batu besar yang ga bisa lagi buatku untuk bangkit, sedih putus asa dan bertanya-tanya dalam hati koq bisa, emang buta warna itu apa dan apa salahku koq bisa buta warna???

Kaget, kecewa dan putus asa bercampuraduk tapi perasaan itu ga lebih dari satu menit dan akupun dengan berbesar hati mengalihkan pilihan ke Matematika Unpad yang ga perlu pake test buta warna. Minggu depannya aku diajak 2 orang temen sekolahku nganterin mereka daftar STAN, dan akupun bersedia tapi aku sendiri males daftar ke sekolah ini, bahkan dulu waktu ada kaka alumni yang masuk STAN dan ngejelasin tentang STAN, aku yang ga pernah keluar kelas di jam pelajaran malah mempelopori temen2 buat keluar kelas , aku sendiri heran koq dulu bisa benci banget ama yang namanya STAN ini.

setelah nganterin temen2 daftar ke BDK yang ada di Cimahi akupun mikir, kenapa ga iseng aja ya aku daftar toh kalo lulus juga entar bisa ga diambil lagian pilihan yang SPMB juga bukan cita-citaku jadi kalau lulus dua-duanya tinggal milih deh mau kuliah di tempat yang mana. setelah beberapa hari berlalu akhirnya diputuskanlah untuk mencoba daftar ke STAN dengan pilihan utama D1, soalnya pikirku kalo memang ikatan dinas kalo ngambil D3 rugi, ntar ikatan dinasnya kelamaan ga bisa deh kuliah ditempat lain. dan waktu itu uang pendaftarannya 100.000 rupiah. Selesai daftar aku merasa laper banget, tapi uang saku yang 150ribu tadi setelah dikurangi uang pendaftaran dan ongkos sisanya tinggal sedikit dan akupun memutuskan untuk beli Indomie rebus pake telur yang murah meriah :D .

Waktu itu masih kepikiran kalo ikatan dinas pasti banyak permainan didalamnya dan aku yang cuma bayar seratus ribu pastinya ga lulus, tapi tak disangka setelah melihat pengumuman namaku juga dua orang temanku yang daftar ternyata lulus bahkan satu kelas barulah aku sadar ternyata negara kita Indonesia ini tak seburuk yang kita kira, dan dikarenakan rayuan 2 orang temenku dan juga ortu temenku itulah akhirnya aku memutuskan lebih memilih STAN daripada UNPAD yang ternyata lulus juga.

Menjalani kuliah di STAN ternyata enak juga, ya gratis, dikasih buku, dikasih uang saku sudah lulus dikerjain pula (maksudnya dikasih kerjaan :D ) dan yang terpenting ternyata yang bukan koruptor juga masih banyak , (tadinya berpikir kalo orang Depkeu koruptor semua ,hehehe) dan akhirnya sayapun lupa niatan keluar dari sini setelah masa ikatan dinas habis, ini ceritaku apa ceritamu ..?

 

Tentang muchtarnawawi

Not an Ordinary people, talkative,perpeksionis,suka ngajak orang laen supaya bener tapi dirinya sendiri ngaco, jujur tapi sedikit licik, cek
2 Comments

Posted by pada 27 Juni 2011 in My Diary

 

2 Responses to Ini Ceritaku apa Ceritamu….???

  1. tua

    11 Agustus 2011 at 23:11

    trus tes warnanya di STAN bagaimana ..
    Apakah sama susahnya kya di ITB ?
    Thx ya ka ..

     
    • muchtarnawawi

      28 Desember 2011 at 09:29

      waktu itu masuk STAn yang perlu tes buta warna cuma Bea dan Cukai, yang lainnya ga perlu

       

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.