RSS

Arsip Kategori: Favorite Quotes/Wise Words/Motivasi

Laukna Beunang Caina Angger Herang (Tips Mengajar)

kata yang tercantum pada judul diatas adalah salahsatu filsafat sunda yang memiliki arti yang sangat luar biasa, adapun artinya secara bahasa adalah ” ikannya dapat tapi airnya tetap bening(tidak keruh)” hal ini merupakan prinsip dasar dari keberhasilan seorang pengajar, maksudnya adalah  kita dituntut untuk menyampaikan sesuatu dengan cara yang baik sehingga pesan yang ingin kita sampaikan dimengerti audience namun tidak menimbulkan perpecahan apalagi penolakan secara frontal.

yang jadi pertanyaan adalah bagaimana caranya melaksanakan filsafat itu? mungkin salahsatu cara kita bisa mencontoh pesan yang disampaikan khalifah Umar bin Abdul Aziz kepada anaknya, klo ga salah pesannya adalah sebagai berikut :

“wahai Abdullah(anaknya Umar bin Abdul Aziz), jika kamu hendak menyampaikan sesuatu kepada orang yang kadar keilmuannya lebih rendah darimu sampaikanlah secara rinci dan sampaikanlah secara bertahap dari hal yang paling kecil/ringan baru ke inti permasalahan, jika kamu tidak berbuat demikian maka akan terjadi fitnah”

dari hal tersebut bisa kita tangkap bahwa salah cara penyampaian akan mengakibatkan salah penafsiran ujungnya terjadi saling tuduh dan perpecahan seperti yang banyak kita lihat di negeri ini ( contoh kasus ga usah dsebutin ya,banyak banget di TV :D ) jadi kalo bisa disimpulkan yang harus kita lakukan ketika ingin menyampaikan sesuatu adalah :

1. Pahami audience, mulai dari kebiasaan, adat istiadat dan tingkat kecerdasan

2. untuk audience yang “kurang cerdas” kita harus menyampaikan pesan yang kita bawa secara rinci mulai dari hal yang terkecil

3. untuk audience yang “cerdas” kita harus membawa mereka dulu agar bisa berpikir seperti yang kita pikirkan, arahkan dulu mereka ke alam pemikiran yang mendukung diterimanya pesan yang kita bawa.

4. untuk audience manapun kita harus mencoba menjadi orang yang bisa diterima dulu oleh audience,barulah kita menyampaikan pesan yang kita bawa.

5. ketika menyampaikan pesan kita sendiri harus membuka diri jangan terjebak oleh pesan yang kita bawa,kalau bisa gunakan argumen mereka justru untuk menyampaikan pesan kita.

semoga bermanfaat ^_^

 

Kemenangan

Kemenangan bukan hanya ketika kita berhasil mengungguli pesaing kita dalam suatu pertandingan, dan bukan hanya ketika kita berhasil mencari yang terbaik, bahkan bukan juga karena kita bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini.

Kemenangan adalah disaat kita dapat melawan suatu kegagalan, saat dimana kita masih bisa tersenyum ketika musibah datang, saat dimana kita masih dapat bangkit berdiri tegak setelah mengalami suatu keadaan yang sangat menyedihkan.dan saat ketika kita dalam keadaan yang terpuruk namun kita mampu berjuang untuk melewati cobaan itu.

Kemenangan adalah saat kita bisa menyadari semua yang terjadi adalah bentuk sayangnya Allah sang maha pencipta pada kita, saat kita menyadari banyak pelajaran yang bisa diambil dari semua kegagalan yang telah kita alami.

 

Kehilangan

Mati bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah ketika hati nurani kita mati sementara kita masih hidup (Norman Cousins)

 

Tetaplah Berikhtiar

Ketika orang-orang berbicara sejuta bahasa, tetaplah anda bekerja, hiasi langkah anda dengan kebaikan, perindah lisan anda dengan kebijakan dan pergunakanlah tangan anda untuk menuai manfaat.
Ketika semua orang diam tanpa kata, tetaplah bekerja terusan kerja anda, tetaplah berkarya,
Ketika orang lain saling tuding saling hunus bekerjalah dalam keheningan anda, dalam istirahat anda,
Ketika orang terlelap pada tidur nyenyak mereka, jangan putuskan kerja anda, bekerjalah dengan do’a dan harapan, ” semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan bagi kita,keluarga dan seluruh semesta”, maka
Ketika orang lain tergugah dari tidur lelapnya ajaklah mereka untuk melangkah bersama, menyingsingkan lengan baju membuang kemalasan dan kesia-siaan yang bisa mereka lakukan, dan bila mereka tak jua berkenan janganlah berkecil hati, tetaplah bekerja, Bekerja karena hanya itulah yang bisa kita kerjakan,
seperti sang mentari, apapun yang terjadi di bumi tak pernah sedetikpun dia berhenti dari kerja,mengipasi tungku besar raksasanya,menebarkan kehangatan ke seluruh semesta, maka tak ada alasan yang lebih baik untuk keberadaan kita disini, selain bekerja mengubah energi hangat mentari mejadi kebaikan bagi semua.

Ketika orang-orang berbicara sejuta bahasa, tetaplah anda bekerja, hiasi langkah anda dengan kebaikan, perindah lisan anda dengan kebijakan dan pergunakanlah tangan anda untuk menuai manfaat.
Ketika semua orang diam tanpa kata, tetaplah bekerja terusan kerja anda, tetaplah berkarya,
Ketika orang lain saling tuding saling hunus bekerjalah dalam keheningan anda, dalam istirahat anda,
Ketika orang terlelap pada tidur nyenyak mereka, jangan putuskan kerja anda, bekerjalah dengan do’a dan harapan, ” semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan bagi kita,keluarga dan seluruh semesta”, maka
Ketika orang lain tergugah dari tidur lelapnya ajaklah mereka untuk melangkah bersama, menyingsingkan lengan baju membuang kemalasan dan kesia-siaan yang bisa mereka lakukan, dan bila mereka tak jua berkenan janganlah berkecil hati, tetaplah bekerja, Bekerja karena hanya itulah yang bisa kita kerjakan,
seperti sang mentari, apapun yang terjadi di bumi tak pernah sedetikpun dia berhenti dari kerja,mengipasi tungku besar raksasanya,menebarkan kehangatan ke seluruh semesta, maka tak ada alasan yang lebih baik untuk keberadaan kita disini, selain bekerja mengubah energi hangat mentari mejadi kebaikan bagi semua.

 

Koreksi diri

Satu-satunya orang yang bertanggungjawab atas apa yang terjadi pada diri kita adalah orang yang tiap hari menatapmu di cermin

 

Rendah Hati

Kerendahan hati menuntun pada kekuatan bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan yang diperbuat adalah bentuk tertinggi dari penghormatan terhadap diri sendiri

 

Peringatan buat yang narsis ^_^

tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti,hawa nafsu yang diikuti serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (nabi Muhammad Salallahualaihiwasallam)

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 724 pengikut lainnya.